Menggunakan Template PowerPoint


Jika anda tidak ingin membuat presentasi dari awal, anda bisa mendapatkan ratusan template yang tinggal anda pilih dan disediakan oleh PowerPoint. Silahkan klik menu File > New dan pilih template-nya seperti gambar diatas.

Gunakan Kolom Pencarian “Tell me” Untuk Mencari Fitur Yang Anda Inginkan


Mungkin banyak yang kesulitan untuk mencari fitur yang anda inginkan. Dengan kolom pencarian “Tell me”, anda tidak perlu menghafal dimana letak fitur itu di menu tertentu. Seperti gambar diatas, jika anda ingin menambahkan tabel, cukup ketik “table” di kolom pencarian dan PowerPoint langsung mencari fitur tersebut.

Gunakan Kolom Pencarian “Tell me” Untuk Mencari Fitur Yang Anda Inginkan


Mungkin banyak yang kesulitan untuk mencari fitur yang anda inginkan. Dengan kolom pencarian “Tell me”, anda tidak perlu menghafal dimana letak fitur itu di menu tertentu. Seperti gambar diatas, jika anda ingin menambahkan tabel, cukup ketik “table” di kolom pencarian dan PowerPoint langsung mencari fitur tersebut.

Berbagai Macam Melakukan Presentasi


Setelah anda mempelajari tips diatas, anda siap untuk mulai melakukan presentasi. Pada menu “Slide Show”, ada banyak cara untuk mulai melakukan presentasi. Anda bisa melakukan presentasi dari slide pertama (From Beginning), atau dari slide yang aktif saat ini (From Current Slide), dan bahkan hingga merekam bagaimana anda melakukan presentasi dengan fitur “Record Slide Show”.

Pengembangan dan Latihan: Dengan fitur “Set up Slide show”, anda bisa mengatur secara custom bagaimana presentasi anda berjalan. Hal ini tentu opsional dan tidak wajib untuk anda pelajari.

Menggunakan Menu View Untuk Melihat Presentasi Dari Berbagai Aspek


Jika slide persentasi anda cukup banyak, anda perlu suatu cara untuk melihatnya secara garis besar. Di menu “View” (1), anda bisa melakukannya. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan “Outline View” (2). Hasilnya bisa anda lihat seperti diatas, Daftar slide-nya telah berubah menjadi teks-teks yang sudah anda masukkan di tiap slide-nya.

Pengembangan dan Latihan: Silahkan anda coba model tampilan lainnya seperti “Reading View” untuk melihat presentasi agar enak dibaca.

Link dan Action

2 fitur tersebut menawarkan anda untuk melakukan aksi tertentu ketika anda mengklik objek. Misal anda ingin membuka dokumen lain ketika melakukan presentasi. Anda bisa memilih shape atau objek lainnya dan memberikan aksi agar ketika shape tersebut diklik, maka akan membuka dokumen lain.

Link dan Action sebenarnya memiliki maksud yang sama. Namun Action lebih lengkap, karena selain membuka file tertentu, ia juga bisa diperintah untuk menuju ke slide tertentu.

Kita coba link saja terlebih dahulu. Sebelumnya, penulis sudah membuat shape berbentuk panah. Panah tersebut yang akan penulis jadikan Link. Klik shape tersebut dan klik menu “Insert” (1) dan klik “Link” (2). Terakhir, silahkan pilih file yang ingin anda buka ketika shape tersebut akan diklik.

Ketika anda mulai presentasi (shortcut untuk mulai presentasi adalah F5), ketika anda klik shape tersebut maka file tersebut akan terbuka.

Pengembangan dan Latihan: Anda bisa melakukan hal yang sama dengan menggunakan Action. Silahkan coba gunakan Action seperti gambar diatas. Disana, penulis mengatur ketika shape tersebut di klik (Mouse Click), maka akan langsung menuju slide selanjutnya. Coba juga gunakan tab “Mouse Over”.

Menambahkan Shape

Dengan Shape, anda bisa memasukkan berbagai macam grafik yang akan menunjang presentasi anda. Grafik seperti tanda panah, persegi, bintang, dan lain-lain bisa anda pilih.

Klik menu “Insert” (1), kemudian klik “Shapes” (2). Terakhir, pilih grafik yang ingin anda tambahkan seperti gambar diatas (3). Anda harus klik tahan dan geser di slide anda untuk membuat grafik tersebut.

Pengembangan dan Latihan: Ketika anda klik shape yang anda buat, secara otomatis akan ada menu baru yaitu “Format”. Silahkan anda coba berbagai macam pengaturannya seperti gambar diatas.

Menggunakan Animations

Selain animasi transisi, ada juga animasi yang diberikan terhadap objek-objek secara individual. Fitur ini sepengetahuan penulis jarang digunakan. Namun bisa anda terapkan agar presentasi anda terlihat berbeda dengan orang lain.

silahkan pilih objek yang ingin anda tambahkan animasi. Kemudian klik menu “Animations” dan pilih animasi yang anda inginkan. Anda juga bisa menerapkan animasi yang berbeda di setiap teks atau objek jika ingin memberikan variasi.

Pengembangan dan Latihan: Sama seperti animasi transisi, anda juga bisa menerapkan suara dan berapa detik animasi tersebut berjalan. Coba anda terapkan di animasi anda serta gunakan juga animasi model lainnya.